Postingan

Orang Datang dan Pergi

Setiap orang yang hadir di hidup kita, pasti memberikan pelajaran berharga, entah kenangan manis yang sulit dilupakan atau bahkan rasa sakit yang enggan untuk diingat kembali.  Perjalanan panjang ini membuat aku merasa bahwa aku menyayangi mereka, tetapi mereka sudah harus bergegas kembali, menata barang bawaannya dan pergi entah kemana. Menyadari bahwa datang dan pergi seharusnya sudah bisa jadi teman paling akrab dengan hidup. Menyambut dan Melambaikan tangan sudah tidak ada bedanya lagi.  Memang seperti itu kan? Kita juga sama, datang dan pergi ke kehidupan orang lain.  Terkadang kenangan yang indah yang justru lebih sering membuatku menitikkan air mata karena aku tahu bahwa moment-moment kemarin sudah tidak bisa lagi terulang, abadi dalam ingatan. Tapi tidak apa-apa, seharusnya aku bersyukur bisa bertemu dengan orang-orang baik lagi menyenangkan seperti kalian.  Meskipun tidak bisa digantikan, hidup harus tetap berjalan, membuat kenangan baru. Kembali mencari ja...

Belajar dari Kegagalan

 Aku tahu rasanya gagal, pahit, seperti menjadi orang yang paling tidak berguna di dunia ini. Tidak sanggup untuk melangkahkan kaki, rasanya hari esok seperti misteri yang paling aku takuti. Gelap, seperti tidak ada cahaya untuk menerangi langkah kaki. Aku tahu rasanya gagal, seperti tidak ada harapan, sedih sudah pasti, mau marah juga tidak bisa. Namun, aku percaya bahwa selalu ada jalan untuk orang-orang yang percaya dengan kuasa Allah, orang-orang yang yakin bahwa rencana yang ditulis oleh-Nya tidak ada yang kurang, selalu sempurna, selalu indah, tetapi barangkali kita saja yang belum paham. Untuk perjalananmu yang barangkali menyesakkan, aku minta maaf karena telah lancang menulis ini, tetapi lewat tulisan ini izinkan aku membersamaimu dalam kesulitanmu, izinkan aku untuk menjadi teman kala hanya gelap yang kau lihat, aku ingin kau percaya bahwa cahaya dari Tuhan tidak akan padam meskipun banyak manusia berusaha untuk memadamkannya,  itu mustahil.  Kamu akan tersenyum...

Perasaan Takut

Kamu pernah merasa takut? Untuk sebagian orang, perasaan takut tidak bisa berteman dengan dirinya. Takut seakan-akan menjadi musuh yang ingin dihancurkan. Jika kau bertanya kepadaku, jelas saja aku punya rasa takut, aku takut gagal, takut memulai suatu perjalanan panjang yang meskipun aku tahu itu baik, aku takut pada keadaan di mana aku sedang sendirian.  Cemas sering kali menghampiri, pikiran-pikiran yang melanglang buana membuat aku sulit tidur bahkan terkadang sulit bernapas karena terlalu 'lebay' dengan hal-hal yang bahkan belum tentu terjadi. Namun, aku tahu bahwa perasaan ini adalah salah satu emosi, fitrah sebagai manusia.  Yang bisa kita lakukan adalah tetap berjalan, meskipun dihadang badai, diterjang ombak, melewati lika-liku jalan penuh duri. Kita harus berusaha melawan rasa takut, meski harus berjalan perlahan, tertatih sambil menangis, berhenti memang bukan pilihan yang tepat. 'Bahkan dunia akan tetap berjalan meskipun aku rapuh' begitu salah satu quotes y...

Perjalanan Panjang

Hai, sedang sibuk apa sekarang? Sudah mulai lelah dengan segala aktivitas yang menguras tenaga dan pikiran ya? Tak apa, nanti saat usia senja, kita akan merindukan hari-hari produktif penuh makna. Tersenyum saat mengingat banyak sekali deadline yang membuat suntuk dan jengkel tak terkira. Mungkin kita pernah menemukan hal-hal yang menyakitkan, yang membuat mata menangis, yang membuat dada menjadi sesak. Namun, saat melihat ke belakang semuanya sudah terlewati dengan lapang dada. Ya begitulah lingkaran kehidupan. Kau tahu tidak? Perjalanan ini masih panjang, iya benar. Perjalanan yang bukan hanya tentang mimpi dan cita-cita saja, tetapi perjalanan yang akan menuntun kita untuk kembali pada Sang Maha Cinta. Maka, alangkah baiknya mimpi-mimpi yang diharapkan tidak melanggar perintah-Nya.  Mari saling jaga, mari saling mengingatkan, agar perjalanan ini terasa indah, terasa penuh kedamaian meski sedang menemukan kerikil-kerikil yang terkadang membuat langkah ini harus berjalan pelan-pe...

Selamat Tinggal Masa Lalu?

Untuk hidup yang baru, kita harus mengikhlaskan segala sesuatu yang telah lalu.  Ya setidaknya aku pernah mendengar kata-kata tersebut. Entah harus senang atau sedih menyambut sesuatu yang baru, pergi dan terus melangkah untuk meninggalkan segala duka yang terjadi di masa lalu.  Air mata yang jatuh mengingat banyak sekali dosa dan kesalahan yang telah di perbuat kemarin harus menjadi pecutan keras untuk memperbaiki diri di masa depan. Masalahnya bukan terletak pada jumlah resolusimu yang kurang apik dan menantang, tapi masalahnya terletak pada niat serta keseriusan yang ada dalam dirimu. Segala penyesalan yang terjadi membuat aku banyak belajar tentang kehidupan, kebahagiaan dan kesedihan yang datang seharusnya menjadi pengingat untuk terus menerus bergantung pada-Nya.  Terima kasih pada segala hal yang telah membuat aku bahagia dan tertawa, tak lupa pula pada kekecewaan yang berujung kesedihan panjang. Terima kasih telah membuat hari penuh warna, sudah, aku sudah memaafk...

Bolehkah Aku Bersedih?

Kesedihan yang tak bermuara, banyak orang yang beranggapan bahwasannya bersedih adalah salah satu kejadian yang paling menakutkan, kesedihan seolah tergambarkan bayangan hitam yang tak pernah lepas dari kehidupan. Disini aku ingin membagikan pendapatku tentang kesedihan. Entah harus didefinisikan seperti apa sepertinya sulit untukku merangkai kata yang tepat untuk menggambarkan bagaimana kesedihan itu sendiri karena aku tahu bahwa setiap dari kita, bahkan kamu yang sedang membaca tulisan ini pernah mengalami kesedihan. Aku tahu, kesedihan itu bagaikan pil pahit yang harus ditelan secara paksa. Namun setelah kita meminum pil itu kita akan sehat seperti sedia kala. Banyak yang mengatakan bahwa kita harus kuat menghadapi hidup salah satu caranya adalah dengan memendam kesedihan. Bagiku kesedihan adalah bagian dari hidup yang mau tak mau, suka tak suka pasti kita akan menemukannya. Namun seperti apa kita bersikap itu yang menunjukan siapa diri kita. Dulu aku selalu menganggap kesedihan ada...

Sebuah Surat Usang

 Assalamu'alaykum warahmatullaahi wabarakaatuh Halo, apa kabar kau disana? Ini aku, dirimu yang dulu. Ku harap ketika kau membuka surat ini lagi kau sedang tersenyum mengingat perjuangan-perjuangan dan mimpi-mimpi yang telah kau langitkan. Sedang apa kau di sana? Apakah mimpi-mimpi sudah menjadi kenyataan? Ku harap di sana kau baik dan selalu begitu. Jangan pernah berhenti, ku mohon, masih banyak hal-hal yang harus di wujudkan, kau masih bisa membangun mimpi-mimpi baru, bukan hanya tentang diri mu, tapi juga tentang orang di sekitarmu. Ingatlah perjuangan kita masih panjang, ingatlah tujuan terbesar kita adalah surga. Jangan pernah menyerah hanya karena lelah, cobalah untuk istirahat sejenak lalu lanjutkan perjalanan, aku tahu kau pasti ingin melambaikan tangan ya? Maaf ya, harus membuat mu seperti ini, tapi rumah kita bukan disini, percayalah suatu hari nanti kita pasti akan istrahat, akan pulang, akan kekal, di tempat keabadian. Banyak hal-hal yang ingn ku sampaikan pada mu di sa...