Selamat Tinggal Masa Lalu?
Untuk hidup yang baru, kita harus mengikhlaskan segala sesuatu yang telah lalu. Ya setidaknya aku pernah mendengar kata-kata tersebut. Entah harus senang atau sedih menyambut sesuatu yang baru, pergi dan terus melangkah untuk meninggalkan segala duka yang terjadi di masa lalu.
Air mata yang jatuh mengingat banyak sekali dosa dan kesalahan yang telah di perbuat kemarin harus menjadi pecutan keras untuk memperbaiki diri di masa depan. Masalahnya bukan terletak pada jumlah resolusimu yang kurang apik dan menantang, tapi masalahnya terletak pada niat serta keseriusan yang ada dalam dirimu.
Segala penyesalan yang terjadi membuat aku banyak belajar tentang kehidupan, kebahagiaan dan kesedihan yang datang seharusnya menjadi pengingat untuk terus menerus bergantung pada-Nya.
Terima kasih pada segala hal yang telah membuat aku bahagia dan tertawa, tak lupa pula pada kekecewaan yang berujung kesedihan panjang. Terima kasih telah membuat hari penuh warna, sudah, aku sudah memaafkan segala bentuk luka yang mendera justru itu menjadi kekuatan untuk melanjutkan kehidupan.
Untuk hari-hari yang telah lalu, aku minta maaf karena telah membuat orang lain atau bahkan diriku sendiri kecewa karena ulahku, maaf karena mungkin banyak hati yang patah karena mendengar ucapanku, maaf karena membuat suara gaduh yang mengganggu. Untuk segala hal yang menyakitimu, aku benar-benar minta maaf.
Untuk waktu yang akan datang, aku tak tahu ada kejutan apa di sana, tapi aku harap, aku bisa kuat untuk terus bertahan dengan segala keadaan, untuk tangan yang senantiasa menggengam, ku harap bisa menjadikan itu sebagai salah satu bentuk kekuatan.
Life must go on, hidup akan berjalan, mari siapkan diri untuk melangkah menjadi diri yang lebih baik tentunya. Mari sama-sama saling mengingatkan dalam kebaikan.
Satu pesanku, dalam keadaan bagaimanapun, jangan pernah lupa dengan Dia yang menciptakanmu karena hanya Dia tempatmu berserah dan bergantung.
Imsicritu
Komentar
Posting Komentar