Bolehkah Aku Bersedih?

Kesedihan yang tak bermuara, banyak orang yang beranggapan bahwasannya bersedih adalah salah satu kejadian yang paling menakutkan, kesedihan seolah tergambarkan bayangan hitam yang tak pernah lepas dari kehidupan. Disini aku ingin membagikan pendapatku tentang kesedihan.

Entah harus didefinisikan seperti apa sepertinya sulit untukku merangkai kata yang tepat untuk menggambarkan bagaimana kesedihan itu sendiri karena aku tahu bahwa setiap dari kita, bahkan kamu yang sedang membaca tulisan ini pernah mengalami kesedihan.

Aku tahu, kesedihan itu bagaikan pil pahit yang harus ditelan secara paksa. Namun setelah kita meminum pil itu kita akan sehat seperti sedia kala. Banyak yang mengatakan bahwa kita harus kuat menghadapi hidup salah satu caranya adalah dengan memendam kesedihan.

Bagiku kesedihan adalah bagian dari hidup yang mau tak mau, suka tak suka pasti kita akan menemukannya. Namun seperti apa kita bersikap itu yang menunjukan siapa diri kita.

Dulu aku selalu menganggap kesedihan adalah beban berat yang rasanya ingin aku lempar secara paksa, benar-benar tak ingin bertemu dengannya, selalu was-was dan takut. Dulu aku menganggap bahwa kesedihan adalah bagian kehidupan yang selalu ingin aku lupakan dan tak pernah ingin aku bawa pulang. Dulu aku selalu berusaha untuk tetap tegar, menepis segala kesedihan yang datang dan menguburnya dalam-dalam. Aku ingin menjadi manusia yang kuat.

Pemikiranku tentang manusia kuat yang selalu tegar adalah dia yang selalu bisa mengontrol segala emosi yang ada dalam dirinya, tak pernah menangis meski diterjang ombak yang tiada habisnya. Aku mengagumi manusia-manusia yang selalu tersenyum meski banyak sekali peristiwa-peristiwa menyakitkan.

Ternyata selama ini pikiranku keliru. Manusia diberikan emosi yang salah salah satunya adalah kesedihan. Bila aku sangat terbuka menerima segala kebahagiaan yang telah diberikan oleh Allaah lalu mengapa aku berusaha menghindar dari kesedihan bukankan itu tidak adil?

Sekarang, ketika aku sedih, aku tak pernah menolak kesedihan itu, ia selalu aku berikan ruang untuk masuk kedalam diriku. Aku berusaha menikmati kesedihan yang datang kepadaku, mengambil waktu untuk merenung dan bertanya dengan keadaan diri sendiri. 

Take your time, terima segala bentuk kesedihan yang datang, seperti dicaci,  diremehkan, dibenci dan masih banyak hal-hal yang menyakitkan. Menangislah,  orang yang kuat bukan orang yang tak pernah menangis, sadar bahwa diri ini lemah tak berarti, hamparkan sajadah dan bermunajat pada-Nya. Mohon ampun karena bisa saja kesedihan itu datang karena dosa-dosa kita di masa lampau.

Boleh bersedih, asal jangan berlarut dalam kesedihan yang membuat langkah kita terhenti. Aku tahu kau kuat, dan orang yang kuat adalah orang yang tetap berjuang meskipun dilanda ujian. Jangan berputus asa dari rahmat Allaah, itu kuncinya.






                                                                                                                                        Aimsicritu


Komentar

Posting Komentar